Pada Tanggal 24 Oktober 2025 Pukul 19.00 WIB sebanyak 91 umat Peziarah dari Stasi Kristus Raja Semesta Alam Pasir Putih melakukan perjalanan peziarahan ke padang, perjalanan dimulai dari titik kumpul, tepatnya di Pergudangan Angkasa, Umat yang hadir turut memberangkatkan para peziarah, keberangkatan diawali dengan doa yang dibawakan oleh Prodiakon Bapak LD Nainggolan, setelah berdoa para peziarah memasuki bus yang telah disedikan, adapaun bus yang tersedia yaitu 2 bus, tepat pukul 19.30 wib, para peziarah berangkat dari pasir putih menuju padang.
Pada tanggal 25 Oktober 2025 pukul 04.30 WIB para peziarah tiba di Paroki Santo Fransiskus Asisi Padang, para peziarah langsung bersiap-siap dan bersih-bersih untuk mengikuti serangkaian acara di Paroki Santo Fransiskus Asisi Padang, Pukul 07.00 diawali dengan sarapan bersama dan poto bersama di Seminari Nirmala Padang dan Gereja Paroki Santo Fransiskus Asisi Padang, pada saat itu para peziarah di datangi oleh Romo Pardomuan Benedictus (Romo Bene) untuk mendampingi para peziarah mengikuti serangkaian acara di padang.
Pada pukul 08.00 kegiatan dilaksanakan di Gua Nirmala Padang, didampingi Romo Bene para peziarah disambut oleh Romo Yulius Tangke Bandaso (Romo Lius), Romo Lius juga ikut mendampingi selama peziarah melakukan kegiatan di Paroki Santo Fransiskus Asisi, Romo Lius mengatakan selamat datang di Paroki Santo Fransiskus Asisi Padang, sebelum berziarah hendaknya bapak/ibu mengelilingi Gua Maria Nirmala. Selanjutnya para peziarah dengan di redaman Romo Bene dan Romo Lius mengelilingi Gua Maria Nirmala dan membaca setiap spanduk yang terpasang di Sekelilingi Gua Maria Nirmala Padang, setelah mengeliling Gua Maria Nirmala, para peziarah memasuki Gua Maria Nirmala dengan diringi lagu Hymne Tahun Yubelium 2025 yang dipimpin oleh Ibu Agnes Sitohang, setelah memasuki Gua Maria Nirmala, Para Peziarah melakukan doa Rosario bersama di Gua Maria Nirmala, setelah membantu Rosario dengan poto bersama di Gua Maria Nirmala.
Selanjutnya para peziarah memasuki Gereja Paroki Santo Fransiskus Asisi Padang untuk melaksanakan Ibadat Jalan Salib dan Perayaan Ekaristi, Ibadat Jalan Salib dipimpin langsung oleh Romo Bene bersama Ibu Elfenni Bangun dan Bapak Alijon Lumban Batu, Ibadat Jalan Salib berjalan dengan lancar dan hikmat. Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi. Perayaan Ekaristi dipimpin langsung oleh Romo Bene, para petugas liturgi yaitu para peziarah dari Stasi Kristus Raja Semesta Alam Pasir Putih, yaitu :
Lektor : Bapak Marjaban Sinaga
Mazmur : Ibu Mawan Simangunsong
Dirigen : Ibu Agnes Sitohang
Oraganis : Yogi Tambunan
Misdinar : Meyke Sinaga dan Feby Mariana
Perayaan Ekaristi selesai, dilanjutkan dengan Poto bersama, selai poto bersama dilanjutkan dengan makan siang bersama di kantin Gereja Paroki Santo Fransiskus Asisi. Setelah makan siang, para peziarah meninggalkan Gereja Paroki Santo Fransiskus Asisi, para peziarah diberangkatkan dan diarahkan langsung oleh Romo Lius.
Para peziarah selanjutnya mengunjungi Puri Maria dari Manaoag Padang, untuk peziara melakukan doa Rosario bersama di Puri Maria dari Manaoag Padang, dan juga di persilahkan doa secara pribadi.
Setelah dari Puri Maria dari Manaoag Padang para peziarah langsung menuju ke Gereja Paroki Katedral Santa Theresia dari Kanak Kanak Yesus untuk memasuki Porta Sancta, sebelum memasuki porta sancta didampingi oleh Romo Bene, Romo memimpin doa sebelum memasuki porta sancta. Setelah memasuki porta sancta para peziarah melaksanakan Doa Kerahiman Ilahi dan Doa Rosario.
Setelah dari Porta Sancta, para peziarah mengunjungi columbarium tempat Bapa Uskup dan Para Imam dimakamkan, para peziarah melaksanakan ziarah dan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Romo Bene.
Dalam yang dilaksanakan tim KOMSOS, ibu Elfenni Erdianta br Bangun menyampaikan apa saja permohonan para Umat Stasi Kristus Raja Semesta, yaitu Kita dalam peziarahan pengharapan ini kita untuk mendapatkan indulgensi, bagaimana pun umat yang ikut ini ingin merasakan kekudusan, kesucian, dan mendapatkan indulgensi atas diri pribadi mereka, Kita berharap agar Gereja juga Kristus Raja Semesta Alam Pasir Putihnya menjadi kunjungan karena kita kan selama wawancara ini tentang membangun pastoran dan mudah mudahan harapan kita tahun ini sudah dapat menjadi.
Serangkaian acara peziarahan selesai, para peziarah melakukan rekreasi ke Pantai Padang dan Jam Gadang di Bukit Tinggi sekaligus kembali ke Pekanbaru, para peziarah merasa Bahagia dan ceria setelah mengikuti serangkaian kegiatan peziarahan di Padang, Sumatera Barat.